Sunday, March 30, 2014

Posted by Andien at 10:11 PM

Begitu banyak ciptaan Tuhan yang ada dimuka bumi ini, gunung, laut, danau,ikan dilautan dan masih banyak lagi yang tidak bisa ku sebutkan satu persatu. Sebagai hamba tuhan yang sangat mengagumi beberapa ciptannya seperti, langit, awan, bintang, bulan, pelangi dan hujan. Mereka adalah segelintir ciptaan tuhan yang sangat aku kagumi. Langit yang begitu membentang luas
diangkasa, dihiasi dengan gumpalan-gumpalan awan yang menggantung indah sampai-sampai sering membuatku berimajinasi membentuk seperti apakah bentuk awan ini. Sebenarnya ini sudah menjadi kebiasaanku sejak masih dibangku SMA, bahkan sampai saat ini. Sewaktu SMA aku bertempat tinggal disebuah asrama putri, bangunannya 4 lantai. Lantai 4 adalah tempat untuk menjemur para siswi sehingga terlihat sangat luas dan lapang serta dipenuhi dengan tali-tali jemuran saja. Ketika aku memiliki waktu senggang, aku selalu naik kelantai atas, melihat langit dan membentuk awan  dengan memainkan imajinasiku. Salah satunya, aku menemukan awan yang berbentuk dolpin, sapu lidi, ikan,tanda tanya (?) dan masih banyak lagi yang pastinya aku tidak bisa mengingatnya. Yang sangat tidak terlupakan adalah pada saat aku menemukan awan yang berbentuk hati / love, awalnya itu hanyalah bentuk yang bisa dibilang hampir mirip seperti bentuk love saja, tapi dengan adanya angin yang bertiup diatas sehingga awan itu perlahan membuat bentuk LOVE sempurna (it’s true), tapi tidak berlangsung lama, hanya hitungan dalam beberapa detik saja. aku juga pernah menemukan awan yang berbentuk lafadz Allah. bermain-main dengan membentuk awan ini adalah arti dari sebuah kalimat “bahagia iitu sederhana”. Apabila aku sudah behasil menemukan bentuk apakah itu, maka terukirlah senyum dibibirku dan berkata “oh iya, itu bentuk ini....”.  Bulan dan bintang. Menurutku mereka seperti berjodoh, sam-sama saling melengkapi, sama-sama memancarkan sinar yang selalu membuatku kagum. Bulan yang berbentuk bulat besar, tetapi selalu menunjukkan bentuk keanggunannya, bulan sabit, bulan purnama, dan yang paling indah dari yang indah adalah pada saat FULL MOON. Aku selalu bergegas keluar dan mencari tempat keberadaan ciptaan Tuhan itu dan senyuman seperti tidak ingin hilang dari bibirku. Inginku selalu memandang bulan itu hingga dia menghilang tertutup oleh awan dan berubah menjadi kecil kembali dari pandanganku J.  Pada malam hari dimanapun aku berada, selalu ku melihat kelangit dan mencari keberadaan bulan, apabila sudah kutemukan, sontak dalam hati berkata “howaa bulannya cantik” tidak jarang kata-kata ini selalu terucap langsung dari bibirku. Moment yang paling indah adalah pada saat keluar bersama seseorang tersayang, aku melihat kelangit, mencari bulan dan berkata “howaa bulannya cantik ya J”, lalu dia menjawab “iya bulannya cantik”. What a great moment. Dan hujan, hujan hujan dan  hujan,  hujan selalu punya cerita tentang kita.

0 comments:

Post a Comment

 

Autumn Feels Like A Summer Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos