Friday, April 26, 2013

No One Else

Posted by Andien at 2:57 AM
Aku tidak bisa tertidur lelap malam ini, rasa kantukku terkalahkan dengan air mata ini. Jadi ku putuskan untuk menulis. Aku mencari cara untuk menghentikan air mata ini,berbaring dan mencoba untuk memejamkan mata sesaat. Tetapi mengapa hanya namamu yang selalu hadir. Kau tahu,  Hari ini tidak ada pembicaraan seperti hari-hari biasanya, tidakkah kau tahu bahwa aku begitu menantikannya? Aku tidak tahu apa alasan dibalik ini. apakah karena siapa yang yang harus memulainya dulu? Sehingga aku membuat spekulasi tersendiri, Oh mungkin saat ini kau sedang bahagia dengannya dan meninggalkanku begitu saja. Tidak tahu kebenarannya

dan mungkin tidak akan ku tanyakan padamu. Hal yang paling ku takutkan saat mengenalmu adalah kehilanganmu. Lantas bagaimana dengan ungkapan “aku juga akan merasa bahagia jika melihatmu bahagia bersamanya”. Ada sebuah pengharapan besar dibalik itu “Akan lebih bahagia lagi jika aku adalah orang itu”.  Terkadang Aku bisa tersenyum saat mendengar kisah kasihmu dengannya, tapi tidak jarang rasa cemburu menghampiriku dan berusaha semampuku untuk menutupinya. Aku tidak tahu usahaku ini berhasil atau tidak, dan sepertinya aku berhasil.  Aku tidak akan pernah meminta hal-hal yang bodoh dan aku tidak akan pernah untuk mengambil langkah bodoh. Seberapa beratpun keadaannya aku hanya  ingin selalu tersenyum. Aku tidak pernah tahu apa yang kau fikirkan, begitu pun sebaliknya. Tetapi hal yang selalu aku lakukan adalah aku harus selalu bersiap sedia untuk menghadapimu yang  bisa saja sewaktu waktu akan mengakhiri semua ini dan meninggalkanku. Keinginan kita tidak akan pernah sejalan sampai kapanpun ,meskipun masih dalam satu konten yang sama “Ingin selalu bersama dengan orang yang dicintai” Kau tidak akan pernah lelah mempertahankannya, tidak akan pernah meninggalkannya dan selalu ingin bersamanya. Keinginanku adalah bisa selalu bersamamu sampai kapanpun.  Haruskah ku perjuangkan hubungan ini seorang diri? Meskipun iya, tetapi tidak ada yang bisa aku dapatkan darimu melainkan hanya kenangan.  Kita tidak pernah punya suatu alasan untuk  bisa bersama, aku tidak pernah punya alasan untuk membuatmu tetap mencintaiku dan kau tidak pernah punya alasan untuk tetap menahanku. Semua yang pernah terjadi di antara kita tidak akan pernah ku sesali, aku tidak akan pernah menyalahkan perasaan ini. Dan akan ku jaga rasa ini selayaknya seorang pasangan menjaga sebuah kesetiaannya. Aku tidak peduli dimana saat kau akan pergi tidak melihatku lagi dan tetap bersamanya. Aku?Tidak perlu kau fikirkan betapa rapuhnya aku, biarkan aku yang merangkulnya sendiri. Kusadari bahwa jalanku sudah terlalu jauh bersamamu dan aku tidak tahu bagaimana cara melepasmu.

Inginku meneruskan tulisan ini sampai fajar menjelang, tetapi nihil dengan keadaan seperti ini. Tidak bisa ku bendung lagi air mata ini…..
No one else.....

1 comments:

Andien on April 26, 2013 at 3:20 PM said...

i love...

Post a Comment

 

Autumn Feels Like A Summer Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos